Aterosklerosis adalah suatu perubahan yang terjadi pada dinding arteri
yang ditandai dengan dengan akumulasi lipid ekstra sel, rekrutmen dan akumulasi leukosit, pembentukan sel busa, migrasi dan proliferasi miosit, deposit matrik ekstra sel (misalnya: kolagen, kalsium), yang diakibatkan oleh multifactor berbagai patogenesis yang bersifat kronik progresif, fokal atau difus serta memiliki manifestasi akut ataupun kronik yang menimbulkan penebalan dan kekakuan pada pembuluh arteri.
Aterosklerosis adalah penyakit yang pada saat ini merupakan masalah
kesehatan paling besar, terutama untuk negara - negara yang sudah maju dan negara-negara yang sedang menuju ke arah negara industri.3 Pada tahun 2020 yang akan datang aterosklerosis diramalkan sebagai penyebab paling utama morbiditas dan mortalitas di masyarakat yang sedang berkembang dikarenakan adanya suatu perubahan pola hidup yang tidak sehat.
Faktor risiko aterosklerosis adalah adanya keadaan, kebiasaan atau abnormalitas yang dihubungkan dengan aterosklerosis. Faktor-faktor risiko dapat juga dihubungkan dengan penyakit-penyakit penyebabnya.
Faktor risiko aterosklerosis dapat dibedakan menjadi faktor risiko mayor atau utama dan faktor risiko minor. Faktor risiko mayor diantaranya adalah umur, jenis kelamin, keturunan (ras), merokok, tinggi kolesterol dalam darah, hipertensi, kurang aktivitas fisik, diabetes mellitus, obesitas dan berat badan lebih. Sedangkan yang termasuk faktor risiko minor adalah stress, alkohol, diet dan nutrisi.
Manifestai penyakit aterosklerosis bergantung pada pembuluh darah yang terkena. Aterosklerosis dapat menyebabkan iskemia dan infark jantung , stroke, hipertensi renovaskular dan penyakit oklusi tungkai bawah.
Definisi faktor risiko aterosklerosis adalah adanya keadaan, kebiasaan atau abnormalitas yang dihubungkan dengan aterosklerosis. Faktor-faktor risiko dapat juga dihubungkan dengan penyakit-penyakit penyebabnya.
Faktor risiko aterosklerosis dapat dibedakan menjadi faktor risiko mayor atau utama dan faktor risiko minor. Pada (Tabel 2.) menunjukkan mengenai faktor – factor risiko aterosklerosis.
Faktor Risiko Mayor Faktor Risiko Minor, Tidak Pasti, atau Non-Kuantitatif
1) Tidak Dapat Dimodfikasi
a. Umur a. Stress
b. Jenis kelamin
c. Diet dan Nutrisi
d. Keturunan (ras)
e. Alkohol
2) Dapat Dimodifikasi
a. Merokok
b. Tinggi kolesterol dalam
darah
c. Hipertensi
d. Kurang aktivitas fisik
Pertanyaan
1. Mekanisme terjadinya aterosklerosis
2. Faktor mayor dan minor pada penyakit aterosklerosis
3. perbedaan faktor – faktor risiko mayor aterosklerosis pada berbagai kejadian penyakit aterosklerosis

Tidak ada komentar:
Posting Komentar